banner 728x90

Bangkitmedia memberikan pemaparan terkait “Melek Media”

banner 468x60

Bambangliputo, Pena Islami

Tim “Pena Islami” berkesempatan untuk menimba ilmu untuk melek media kepada dari teman-teman dari “bangkitmedia.com“. Acara ini sendiri diselenggarakan atas kerjasama media pena islami dengan bangkitmedia.com di masjid Miftahussalam. Dalam pemaparannya, Rokhim (tim bangkitmedia) menyampaikan tentang pentingnya kita melawan HOAX dan sadar media. Beliau menyampaikan betapa media sosial sekarang sudah dipenuhi dengan konten-konten sampah yang cenderung menghasut, mengadu domba, memberikan berita bohong dan yang lebih parahnya lagi dengan berita yang tidak benar dan berulang yang dapat membuat kita mempercayai bahkan menyakini hal itu benar walaupun pada kenyataanya itu semua hanya berita palsu semata.

Narasi beliau dimulai dari beberapa kasus penyerangan di mako brimob. Dari hasil wawancara salah satu media ternama di indonesia menyebutkan bahwa pelaku yang masih remaja ini belajar dan mendapatkan doktrin dari salah satu media sosial kemudian di bawah ke private channel di salah satu aplikasi pesan sosial. Ternyata memang kekuatan media sangat besar sehingga seseorang yang notabenya masih pelajar bisa di doktrin untuk melakukan hal yang diluar batas kewajaran bagi seorang pelajar. Bahkan doktrin tersebut berhasil masuk ke pikiran anak remaja ini, sampai muncul jawaban mengejutkan. “Kalau kamu bertemu orang kafir apakah kamu akan memenggal kepala atau menembaknya?(pertanyaan wartawan) hehehehe… (jawab anak remaja itu). Dari sini sudah jelas bahwa siapapun orangnya dapat di susupi paham-paham radikal melalui media”, ujar tim bangkitmedia.

Selain menyadarkan kita agar melek media, tim bangkit juga menyampaikan beberapa dasar jurnalis. Mulai dari proses awal pembuatan media, cara mengelola dan juga manajemen tim. Bukan hal yang tabu bahwa media baru seperti pena islami ini memang butuh arahan dan bantuan media yang sudah cukup mapan dan sudah mengarungi pahit getirnya mengumpulkan berita, menulis artikel dan mengelola sebuah portal media. Dalam penjelasannya, yang terpenting adalah niat kita belajar, memperbaiki diri, membangun relasi dan tentunya mulai untuk menulis. Sebab untuk awal memang menulis merupakan hal yang sangat sulit dengan banyak pertimbangan dan mungkin alasan-alasan yang di buat-buat. Sebagai saran, beliau menyampaikan bahwa yang penting tata niat, berjuang untuk Bangsa dan Negara agar media radikal tidak merebut kemerdekaan Indonesia melalui jalur media. “Mari kita berjuang melalui media untuk memerangi HOAX, minimal kita niatkan untuk anak cucu kita. Agar informasi yang sampai nanti ke anak cucu kita bukan informasi HOAX yang menghasut dan mengadu domba“, tukasnya.

 

banner 468x60
Tags:
author

Author: 

One Response

  1. author

    Budi9 months ago

    Alhamdulillah, sukses selalu dan terus semangat untuk PenaIslami.Com dan BangkitMedia.Com

    Reply

Leave a Reply