banner 728x90

Duka Sulteng Duka Kita Semua

banner 468x60

Sumber kompas.com

PenaIslami.com – Belum usai duka lombok, beberapa waktu lalu kita di gemparkan oleh berita gempa 7.4 SR di kota Palu. Tak sekedar gempa, Palu juga di terjang ombak tsunami yang menyapu garis pantai dan sekitarnya. Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menuturkan bahwa gempa Palu dan Donggala terjadi pada hari jum’at (28/9/2018).

Di sampaikan oleh beliau jika gempa dimulai pukul 14.00 yang mengguncang Donggala dengan magnitudo 6SR dan kedalaman 10 KM. Dari gempa ini satu orang meninggal dunia dan 1- orang mengalami luka-luka. Dampak lainya adalah puluhan rumah rusak di Kecamatan Singaraja Donggala.

Setelah gempa pertama, 10 km di jalur sesar palu Koro sekitar pukul 17.02 WIB terjadi gempa dengan magnitudo lebh besar yaitu 7.4 SR deangan kedalaman 10 KM.

Karena masih pada kedalaman 10 km dimana menurut kriteria merupakan jenis gempa dangkal. Maka dimungkinkan akan disusul dengan gelombang tsunami , Menurut Sutopo.

Dilansir oleh kompas.com menurut Sutopo di kantor BNPB Utan Kayu Jakarta Timur Sabtu (29/9/2018) “Gempa ini adalah gempa yang dangkal akibat jalur sesar Palu Koro yang dibangkitkan oleh deformasi dengan mekanisme pergerakan struktur sesar mendatar miring, dan gempa ini berpotensi mengacu tsunami”

Ini dikuatkan dengan peringatan dini tsunami yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) lima menit pasca gempa tersebut.

Naas, benar adanya tsunami terjadi pada pukul 17.22 WIB dengan ketinggian 6 meter di beberapa wilayah Palu. Kemudian dilanjutkan dengan pencabutan peringatan dini tsunami oleh BMKG 30 menit setelahnya sekitar pukul 17.37 WIB

Sumber @DigitalGlobe

Tidak berhenti di sini, ternyata di Palu juga ditimpa tanah bergerak (likuifaksi) yang di awali munculya lumpur kemudian membuat tanah tidak stabil. Tercatat sekitar 1.747 rumah di Balaroa dan 744 rumah di Petobo yang hilang ditelan lumpur. Di duga juga masih ada ratusan orang yang ikut terhisap di bawah lumpur tersebut.

Sumber @DigitalGlobe

Setelah musibah ini, terjadi banyak gerakan sosial untuk saling mengulurkan tangan guna membantu saudara kita yang ada di Palu, Donggala dan Sigi. Salah satu lembaga yang selalu konsisten untuk membantu dalam kebencanaan dan hal sosial adalah NU Care Lazisnu. NU Care Lazisnu sendiri merupakan badan Amal, Zakat, Infaq dan Shadaqah di bawah naungan PBNU. Untuk itu mari kita bantu saudara kita di Palu, Donggala dan Sigi untuk segera bangkit melalui Lazisnu. Semoga saudara kita di sana di kuatkan dan segera bisa bangkit dan pulih.

sumber lazisnu

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: